TRENDING
PajakOnline
BerandaBerita Pajak
Kalkulator PajakHubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua beritaBerita

Metode LIFO dalam Penghitungan Persediaan

Redaksi PajakOnline · 21 Agu 2023, 10.00 WIB

PajakOnline.com—Metode penghitungan persediaan ada tiga yaitu rata-rata (Average), masuk pertama keluar pertama (First In First Out – FIFO), dan masuk terakhir keluar pertama (Last In First Out – LIFO). Menurut fiskal dalam menentukan metode perhitungan persediaan hanya memperbolehkan menggunakan metode Average dan FIFO.

Sedangkan akuntansi komersial memperbolehkan menggunakan metode LIFO, namun tidak semua akuntansi komersial memperbolehkan menggunakan metode LIFO. Salah satu standar akuntansi yang tidak memperbolehkan menggunakan metode perhitungan persediaan dengan LIFO, salah satunya yaitu: International Financial Reporting Standards (IFRS).

Oleh karena itu, jenis perusahaan yang menggunakan LIFO yaitu perusahaan yang umumnya tidak terdapat masa kadaluarsa, atau barang-barang yang tidak punya masa habis pakai. Misalnya perusahaan showroom mobil/motor, perusahaan grosir, perlengkapan rumah, perlengkapan kantor dan usaha sejenisnya.

Dalam metode LIFO akan menerapkan sistem penjualan barang yang masuk urutan paling akhir akan dijual pada urutan paling pertama. Lalu untuk barang yang sudah ada sejak pertama akan dijual pada beberapa waktu kemudian.

Selain itu, metode LIFO juga memberikan keuntungan bagi pemilik usaha. Karena metode LIFO bisa menghemat proses pengeluaran pajak pada saat terjadinya inflasi. Jika terjadi sebuah inflasi maka keuntungan yang didapatkan akan menurun namun tidak akan membuat pengaruh pada keuntungan operasi yang dilakukan.

Adapun Kelebihan dari metode LIFO: