TRENDING
PajakOnline
BerandaBerita Pajak
Kalkulator PajakHubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua beritaBerita

Dokumen Ekspor-Impor, Cek!

Redaksi PajakOnline · 11 Feb 2022, 19.00 WIB

PajakOnline.com—Kegiatan ekspor dan impor sangat berhubungan erat serta memiliki peran yang begitu penting dalam kegiatan ekonomi sebab kedua hal tersebut merupakan kegiatan perdagangan internasional yang dilakukan antarnegara di seluruh dunia.

Walaupun dalam penerapannya terkadang masih ada saja yang keliru terutama bagi mereka yang memang belum begitu familiar dengan kegiatan ekspor dan impor ini, namun kegiatan tersebut sudah sangat umum dilakukan oleh negara berkembang seperti Indonesia.

Bagi Anda yang mungkin merasa salah satu dari orang yang belum memahami akan dua hal tersebut maka tak perlu khawatir sebab ekspor dan impor sudah sering kami bahas dalam artikel sebelumnya secara lebih luas dan jelas tentunya.

Berbicara mengenai kegiatan ekspor dan impor tentu dalam pelaksanaannya banyak yang harus dipersiapkan sebelumnya. Salah satunya ialah dokumen ekspor impor yang merupakan hal yang tidak terlepas dari kegiatan tersebut.

Memang bukan hal yang mudah untuk melakukan kegiatan ekspor impor sebab hal ini berhubungan dengan negara lain dan cukup banyak beberapa hal yang perlu disiapkan dan dilengkapi salah satunya yaitu dokumen yang dibagi menjadi 2 yakni dokumen utama dan dokumen tambahan.

Dokumen utama ini bersifat wajib untuk setiap transaksi yang meliputi:

1. Invoice
Dokumen yang berfungsi sebagai bukti transaksi atau penagihan yang dibuat oleh eksportir untuk importir dan berkop surat perusahaan eksportir. Invoice sendiri dibagi lagi menjadi beberapa
jenis sebagai berikut:
- Proforma Invoice
Suatu penawaran dari eksportir kepada importir yang potensial yang dibuat untuk mendapatkan izin impor dari negara tujuan.
- Commercial Invoice
Surat permintaan pembayaran kepada importir ketika eksportir selesai menyiapkan atau memproduksi barang pesanan.
- Consular Invoice
Faktur yang dikeluarkan oleh kedutaan atau konsulat ini bertujuan untuk membandingkan harga jual
suatu produk dengan harga jual di pasar.

2. Packing List
Dokumen yang berisikan rincian spesifikasi barang ekspor sesuai yang tertera di invoice yang dibuat oleh eksportir atau perusahaan yang mengemas barang ekspor.

3. Airway Bill
Bukti pengiriman barang atau tanda terima yang dibuat oleh shipping company untuk eksportir.

4. Polis Asuransi
Dokumen yang diperlukan sebagai penjamin keselamatan dari barang-barang ekspor yang dikeluarkan atas permintaan eksportir atau importir.

5. Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)
Dokumen yang dibuat oleh eksportir kepada Kantor Bea Cukai sebelum pengiriman barang ekspor.

6. Shipping Instruction
Dokumen yang dibuat oleh eksportir dan diberikan kepada forwarder atau shipping company untuk
melakukan booking pada kontainer dan ruang di transportasi pengangkutan.

Selanjutnya, terdapat dokumen tambahan yang hanya dibuat sesuai permintaan importir yang berguna sebagai pendukung dari dokumen utama yang meliputi:

1. Certificate of Origin atau Surat Keterangan Asal                                                                        Dokumen yang berisi keterangan bahwa barang yang dieskpor berasal dari Indonesia yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten/Kota/Provinsi.

2. Certificate of Analysis
Dokumen yang berisi hasil analisis dari barang ekspor yang biasanya diperlukan untuk produk industri kimia atau hasil pertanian.

3. Phytosanitary Certificate
Dokumen ini biasanya diperlukan untuk barang ekpor seperti buah segar, rempah-rempah, dan hasil pertanian yang menjamin bahwa produk ekspor bebas dari kuman, jamur, atau bakteri.

4. Fumigation Certificate
Dokumen yang dikeluarkan oleh perusahaan yang melakukan fumigasi pada produk ekspor dimana proses fumigasi bertujuan untuk mengamankan barang dari serangan hama atau rayap selama dikirim.

5. Veterinary Certificate
Dokumen yang menjamin keamanan pangan untuk produk ekspor pangan dan non pangan asal hewan.

6. Weight Note
Dokumen yang memuat berat dari setiap kemasan barang dan sesuai yang tertera pada invoice.

7. Measurement List
Dokumen yang memuat detail ukuran dan takaran dari tiap kemasan produk ekspor seperti panjang, tebal, diameter, serta volume. (Atania Salsabila)