TRENDING
PajakOnline
BerandaBerita Pajak
Kalkulator PajakHubungi KamiKebijakan Privasi
← Semua beritaSorotan

Daya Pungut Pajak Indonesia Menurun, Pemerintah Hadapi Tantangan Fiskal Serius

Redaksi PajakOnline · 14 Jul 2025, 04.50 WIB

PajakOnline | Kinerja penerimaan pajak Indonesia pada awal 2025 menunjukkan penurunan signifikan, menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas fiskal negara. Data Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak hingga Februari 2025 mencapai Rp187,8 triliun, menurun 30,19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penurunan ini tercermin dalam angka tax buoyancy—rasio pertumbuhan penerimaan pajak terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)—yang mengalami tren menurun dari 1,94 pada 2021 menjadi 1,92 pada 2022, dan turun di bawah 1 pada 2024. Pada kuartal I-2025, angka ini bahkan menjadi negatif, menunjukkan bahwa pertumbuhan penerimaan pajak tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi.

Ketua Tax Payer Community Abdul Koni menjelaskan, beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap penurunan ini antara lain:


"Dengan tax buoyancy yang negatif dan berbagai tantangan yang dihadapi, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi sistem perpajakan dan memperkuat basis pajak guna memastikan keberlanjutan fiskal di masa depan," kata Koni.

Meskipun menghadapi tantangan ini, pemerintah tetap optimistis target penerimaan negara pada 2025 ini dapat tercapai.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, tren kenaikan penerimaan pajak menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan pada Januari dan Februari 2025.

Baca Juga:

https://www.pajakonline.com/penerimaan-pajak-merosot-didorong-phk-massal-dan-resistensi-masyarakat/